"Dengan beroperasinya tambahan unit heavy dump truck baru serta adanya tambahan volume kontrak kerja sebesar 1 juta bcm (bank cubic meter) untuk overburden dan 1 juta ton untuk batu bara dari klien utama, kami sangat optimistis tren pertumbuhan positif ini akan terus berlanjut hingga akhir tahun 2026," ujar Ahmad Zaki menambahkan.

Ia menjelaskan, hingga September 2026, realisasi overburden (OB) removal mencapai 28,32 juta bank cubic meter (bcm), melonjak 23 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebesar 23,04 juta bcm sekaligus melampaui target rencana kerja sebesar 25,59 juta bcm (11 persen di atas target).

Sejalan dengan itu, volume produksi batu bara Januari-September 2026, tumbuh 11 persen menjadi 4,20 juta ton dibandingkan 3,76 juta ton pada sembilan bulan pertama 2025, atau 13 persen di atas target.