"Sudah pada nangis semua. Katanya ya mereka semua pada kirim doa. Pokoknya pada histeris, Kak Gigi, terus Bunda Dela, terus mama aku. Kita kabarinlah semua kita titip-titip. Sama maaf juga kalau ada salah-salah. Pokoknya mereka ya nangis ya terutama mamaku," tuturnya.

Meisita mengatakan rombongan akhirnya mengurungkan perjalanan ke Ta'if dan berbalik arah setelah mengetahui wilayah tersebut terancam menjadi titik serangan udara.

"Jadi benar-benar merasa Tuhan menyelamatkan kita semua," kata Meisita.

Pada Jumat (23/10), badan pertahanan sipil Arab Saudi mengeluarkan peringatan potensi bahaya di empat wilayah bagian barat negara tersebut, termasuk Makkah. Peringatan itu dicabut beberapa menit kemudian tanpa penjelasan mengenai penyebabnya.

Peringatan tersebut juga mencakup Jeddah, kota besar di pesisir Laut Merah, Taif yang berada di dekat Makkah, serta Yanbu, kawasan pesisir yang menjadi pusat industri minyak.