Pramono mengatakan rencana penanganan tersebut termasuk kemungkinan pemasangan separator. Namun, dia menyerahkan detail teknis pelaksanaannya kepada instansi terkait.

"Bahwa nanti ada pemasangan separator dan sebagainya, teknisnya biar dilakukan oleh Perhubungan dan Bina Marga," ujarnya.

Diketahui, dalam sebulan, insiden truk menabrak separator busway koridor 9 sudah terjadi 4 kali.