Namun, Villalvir mengatakan bahwa kacang-kacangan juga menyediakan lemak tidak jenuh, serat, vitamin E, protein nabati, dan antioksidan.
Konsumsi rutin kacang-kacangan dikaitkan dengan risiko penyakit jantung yang lebih rendah.
Selain itu, sebagian lemak dalam kacang-kacangan terperangkap di dalam serat, sehingga lebih sulit dijangkau untuk dicerna. Karenanya, tidak semua kalori dari kacang-kacangan bisa diserap oleh tubuh.
Menurut ahli gizi Kelly Burgess, cokelat sering dikelompokkan sebagai permen karena kandungan gula, lemak jenuh, dan kalorinya.
Namun, kandungan senyawa seperti flavanol, teobromin, dan fitonutrien lain dalam kakao, bahan baku cokelat, menawarkan manfaat antioksidan serta antiinflamasi.
Menurut ahli gizi Samantha DeVito, campuran cokelat dengan kandungan kakao minimal 70 persen dengan buah beri dan kacang bisa menjadi opsi kudapan sehat.