Melalui kerja sama dengan Yayasan Plan International Indonesia dan Bayan Peduli, donasi yang terkumpul akan digunakan untuk revitalisasi sarana pendidikan serta peningkatan akses dan kualitas pembelajaran literasi dan numerasi bagi anak-anak di Nusa Tenggara Timur (NTT) dan Papua.
Lifransyah mengatakan program tersebut didasari keinginan untuk memperluas kesempatan belajar bagi anak-anak di berbagai daerah.
"Kami percaya bahwa setiap anak di mana pun mereka berada, berhak mendapatkan kesempatan yang sama untuk belajar, berkembang, dan meraih cita-cita," ujarnya.
Dari kegiatan tahun ini, donasi yang terkumpul melalui biaya pendaftaran peserta mencapai Rp3 miliar.
Bayan Group kemudian memberikan tambahan dukungan sehingga total dana yang dihimpun mencapai Rp6 miliar. Donasi tersebut ditargetkan menjangkau lebih dari 3.000 anak di berbagai wilayah Indonesia.