Dikutip dari Eating Well, para peneliti mengukur kondisi kesehatan peserta menggunakan berbagai cara. Mulai dari skor CKM (skala 0-4), indikator Life's Essential 8 (perilaku dan parameter kesehatan), serta pemeriksaan USG arteri karotis atau pembuluh darah di leher yang mengalirkan darah ke otak. Berikut hasilnya:
Peneliti mengamati bahwa semakin tinggi tahap CKM seseorang, maka semakin rendah skor Life's Essential 8 mereka. Tak hanya itu, USG menunjukkan adanya penebalan arteri karotis, yakni tanda awal aterosklerosis atau penyempitan pembuluh darah.
Di sisi lain, fenomena penyakit jantung di usia produktif juga sejalan dengan catatan Kementerian Kesehatan (Kemenkes RI). Kemenkes mengimbau untuk mewaspadai pergeseran usia orang dengan gangguan kardiovaskular, yang dipicu perubahan gaya hidup.
Data Kemenkes RI menunjukkan perubahan pola hidup yang kurang sehat. Itu terdiri dari kebiasaan merokok sejak usia dini, konsumsi makanan tinggi gula, garam, dan lemak (ultra-processed food), kurangnya aktivitas fisik (sedentary lifestyle), hingga tingginya angka obesitas menjadi pendorong utama.