"Hanya sebagian dari banyaknya korban yang tak berdaya dan tak berdosa, masih banyak lagi korban lainnya. Itu baru satwa, belum manusia," sambungnya.

"WE WANT OUR RAINFORESTS NOT THEIR PALM OIL PLANTATIONS!!!," tulis Omara dalam unggahan lainnya.

Oki Rengga turut menyoroti kabut asap tebal yang menyelimuti wilayah Kalimantan Tengah. Ia membagikan video kondisi terkini di wilayah tersebut yang dikirimkan oleh temannya.

"Enggak bisa lihat, kabut asap tebal segala macam. Maksudnya, kalau siapa pun yang bisa melihat itu, ya tolong segera ditangani," ucap Oki Rengga seperti diberitakan NadiKabar pada Minggu (25/10).

Oki juga menanggapi isu pembatasan informasi terkait karhutla. Ia menegaskan penyebaran informasi mengenai kondisi di lapangan bukan bertujuan untuk menyudutkan pihak tertentu.

"Kalau seandainya ada pembatasan atau apa pun itu, ya kalau memang merasa semuanya baik-baik saja, gak ada yang harus dicemaskan. Kita menginfokan sesuatu yang kita rasa gak baik supaya ditangani. Enggak ada tendensi apa pun," ujarnya.

Adapun, berdasarkan data Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) per Minggu (25/10), masih terdapat 1.593 titik panas dan 197 titik api di enam provinsi Indonesia.

Enam provinsi ini terdiri dari Riau, Jambi, Sumatra Selatan, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, dan Kalimantan Selatan.