NADIKABAR.COM — Ketersediaan darah menjadi salah satu penopang penting dalam layanan kesehatan masyarakat. Namun, pemenuhannya membutuhkan partisipasi berbagai pihak untuk menjaga ketersediaan darah bagi masyarakat yang membutuhkan.

Berdasarkan standar Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), kebutuhan darah suatu negara idealnya mencapai 2 persen dari total jumlah populasinya. Bagi Indonesia yang kini dihuni lebih dari 280 jiwa, hal itu berarti kebutuhan darah nasional menembus angka sekitar 5,6 juta kantong setiap tahunnya. Besarnya kebutuhan tersebut membuat upaya menjaga ketersediaan darah tidak dapat bergantung pada satu pihak, melainkan membutuhkan keterlibatan aktif dari seluruh elemen masyarakat.

Sebagai langkah nyata, Bank Mandiri menggandeng Palang Merah Indonesia (PMI) serta berbagai fasilitas kesehatan meluncurkan program Mandiri Donor Darah secara berkala di berbagai daerah. Aksi kemanusiaan yang digelar untuk menyambut HUT ke-28 Bank Mandiri bertema "Tumbuh Bersama Majukan Indonesia" ini tidak hanya menjadi wujud kepedulian perusahaan terhadap