Tak berselang lama, bunyi letusan diduga senjata api terdengar dari dalam Polres Sumba Barat. Massa yang panik langsung kabur berhamburan dari lokasi menuju ke halaman Polres Sumba Barat.

"Iya itu (berawal) dari tindakan keras terukur terhadap pelaku pencurian ternak dan kekerasan," ujar Kabid Humas Polda NTT Kombes Henry Novika Chandra daat dihubungi NadiKabar, Selasa malam.

Henry menjelaskan hingga saat ini situasi di lokasi belum kondusif maksimal. Menurutnya, polisi juga sedang bersiaga dan melakukan pengamanan di lokasi.