NADIKABAR.COM — Sejumlah kelompok masyarakat sipil di Kota Surabaya, Jawa Timur, yang mengatasnamakan dirinya Aliansi Surabaya Sadar, menggelar demonstrasi peringatan dua tahun pemerintahan Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka di depan Gedung Negara Grahadi Surabaya, Kamis (22/10) sore.

Sebelum memadati area depan Grahadi, ratusan peserta aksi yang kompak mengenakan pakaian serba hitam ini terlebih dahulu melakukan longmars dari Tugu Bambung Runcing di Jalan Panglima Sudirman, menuju Gedung Negara Grahadi di Jalan Gubernur Suryo.

Setibanya di lokasi sekitar pukul 15.00 WIB, massa langsung membentuk barisan melingkar di Jalan Gubernur Suryo.

Mereka secara bergantian menyampaikan orasi dan aspirasinya, sembari membentangkan berbagai spanduk bernada protes seperti 'All Eyes on Karhutla', 'Surabaya Sadar', 'Cukup 2 Tahun', dan 'BBM Langka'.

Koordinator Lapangan (Korlap) Aksi Daniel Situmorang mengatakan, demonstrasi ini merupakan gerakan kolektif akar rumput yang melibatkan berbagai elemen masyarakat sipil.

Para demonstran sengaja turun ke jalan tanpa membawa bendera atau atribut organisasi masing-masing untuk menunjukkan leburnya identitas kelompok menjadi satu gerakan solidaritas bersama.

"Ini gerakan kolektif dari aliansi persatuan dari mahasiswa, ada juga dari serikat pekerja, terus ada juga dari kaum buruh dan masyarakat sipil lainnya," kata Daniel di sela aksi.

Dalam penyampaian aspirasinya, massa secara tegas menyuarakan ketidakpuasan mereka terhadap dua tahun jalannya roda pemerintahan Prabowo-Gibran. Mereka menilai kebijakan yang diterapkan selama ini belum memberikan dampak positif yang nyata, melainkan justru memunculkan berbagai persoalan baru di tengah masyarakat.