Menurut Taufiqurrohman, peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di rumah Haji Hermanto memang rutin digelar setiap tahun dengan meriah. Ratusan warga datang untuk berselawat dan berdoa bersama.
Ia mengatakan, tradisi memperingati kelahiran Nabi Muhammad SAW masih mengakar kuat di tengah masyarakat Madura. Perayaan digelar di berbagai tempat, mulai dari masjid, musala hingga rumah-rumah warga.
"Bagi yang mampu mengadakan peringatan Maulid Nabi di rumah, tapi warga yang kurang mampu bisa berkumpul di masjid-masjid bersama-sama," pungkasnya.
Di Madura, hingga sampai saat ini dalam memperingati maulid nabi berlangsung hingga dua bulan. Masyarakat masih ada yang merayakannya sebagai tanda kecintaan terhadap Nabi Muhammad SAW.