FAM kemudian merespons kabar burung itu dengan menyatakan belum ada keputusan pasti mengenai Moriyasu. Sementara media Jepang membeberkan pelatih 58 tahun itu lebih berminat menangani klub ketimbang tim nasional.

Media tersebut juga menyatakan keinginan Moriyasu yang mengincar karier kepelatihan di Eropa.

"Dibanding tim nasional yang berkumpul beberapa kali dalam satu tahun dan bertanding dalam waktu cepat lantas bubar, melatih sebuah klub yang berlatih setiap hari dan merasakan pertumbuhan langsung para pemain lebih cocok dengan kepribadiannya [Moriyasu]," tulis Nikkan Gendai.