"Potensinya 8,3 juta ton. Nah, 8,3 juta ton potensi biomassa ini. Baru tadi dimanfaatkan kata Pak Rakhmad Dewanto baru 2,5 juta ton, bergerak akan menjadi 3 juta ton, itu sedikit sekali, ya, dari kebutuhan yang diperlukan oleh PLN," ujarnya.
Yandri menyebut pihaknya masih memetakan potensi desa-desa yang dapat memasok biomassa ke PLTU di Indonesia. Yandri menyebut total ada sebanyak 75.266 desa di Indonesia.
"Saya kira kalau ini berkolaborasi, desa-desa ini mungkin bisa memetakan nanti di mana saja pusat jagung, bongkolnya itu bisa dibuat biomassa. Mungkin ada yang batok kelapa, serabut kelapa, intinya jangan dibuang," katanya.
Sementara, Direktur PT PLN EPI, Rakhmad Dewanto mengatakan, biomassa ini akan digunakan untuk bahan bakar energi listrik di PLTU dengan mencampurkannya bersama batu bara sebagai bahan bakar utama pembangkit listrik.