Dalam pidatonya, ia turut menyebut delegasi Indonesia di New York sedang mengupayakan pembaruan resolusi pada Sidang Majelis Umum PBB ke-81. Isu ekonomi kreatif diharapkan terus menjadi bagian dari pembahasan pembangunan global sejalan dengan agenda Tujuan Pembangunan Berkelanjutan atau Sustainable Development Goals (SDGs).
WCCE 2026 mengangkat tema Inclusively Creative, Collective Continuity dengan empat pilar pembahasan, yakni teknologi, kecerdasan buatan dan transformasi digital meliputi keberlanjutan dan ekonomi sirkular, kekayaan intelektual dan hak kreatif, serta inklusi, ekosistem kreatif, dan pemberdayaan komunitas.
Keempat pilar tersebut akan menjadi landasan Jakarta Vision on Creative Economy yang diharapkan memperkuat arah pengembangan ekonomi kreatif di tingkat global.
Melalui forum tersebut, Indonesia mendorong agar potensi ekonomi kreatif tidak hanya diakui sebagai bagian dari sektor budaya, tetapi juga sebagai sumber pertumbuhan ekonomi, penciptaan lapangan kerja, dan pengembangan peluang usaha bagi negara-negara berkembang.