Musyawarah Agung FSKN 2026 terdiri dari sejumlah agenda, mulai kegiatan eksplorasi warisan sejarah city tour ke kawasan Kota Tua Jakarta, Royal Dinner, hingga Sarasehan Nasional yang dihadiri oleh para raja, sultan, beberapa menteri, pakar hukum, akademisi, serta jajaran kementerian teknis.

Pada kesempatan yang sama, FKSN sebagai wadah perhimpunan kerajaan dan kesultanan se-Indonesia juga menjalin sinergi dengan Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI untuk mengintegrasikan budaya keraton Nusantara ke dalam agenda perayaan lima abad Jakarta pada 2027, yakni melalui Festival Keraton dan Masyarakat Adat ASEAN (FKMA) FSKN.

Ketua Umum FSKN, YM Brigjen Pol (P) Mapparessa menyatakan, pihaknya siap bekerja sama dengan berbagai pihak untuk melindungi dan melestarikan budaya keraton Nusantara.

"FSKN secara inklusif juga akan terus berkolaborasi dengan seluruh jajaran pemerintah baik di tingkat pusat maupun daerah, serta seluruh lini masyarakat untuk mendukung perlindungan dan pelestarian budaya Keraton diseluruh Indonesia demi kepentingan kedaulatan bangsa dan negara menuju Indonesia Emas 2045," pungkas Mapparessa.