Dikutip dari Xinhua, roket lepas landas pukul 19.40 waktu Beijing dan menempatkan 10 satelit ke orbit yang telah ditentukan. Misi uji terbang tersebut dinyatakan berhasil sepenuhnya.

Delapan satelit yang dibawa merupakan bagian dari kelompok 02 dalam proyek "star compute" milik Adaspace Technology Co., Ltd. atau ADAspace. Satelit-satelit tersebut dirancang beroperasi pada orbit fajar-senja.

Menurut ADAspace, satelit itu membawa perangkat komputasi berkinerja tinggi, perangkat komunikasi laser berkecepatan tinggi antarsatelit maupun antara satelit dan Bumi, serta kamera untuk kondisi minim cahaya.

Satelit-satelit tersebut akan digunakan untuk menguji sejumlah teknologi di orbit. Pengujiannya mencakup sistem sirkulasi cairan pendingin pada tingkat daya 10.000 watt, panel pendingin radiasi berukuran sangat besar yang dapat dibentangkan, hingga jaringan komunikasi laser.

Selain itu, satelit akan menguji pelatihan model fondasi AI di orbit. ADAspace berencana memanfaatkan pengujian kelompok 02 untuk mengembangkan teknologi komputasi antariksa lebih lanjut sebagai bagian dari proyek.

Proyek "star compute" ditujukan untuk membangun infrastruktur AI di antariksa yang terdiri atas 2.800 satelit komputasi. Kelompok pertama satelit proyek tersebut berhasil diluncurkan pada Mei 2025, sementara kelompok ketiga dijadwalkan ditempatkan di orbit pada 2026.