NADIKABAR.COM — Total ada delapan orang perempuan dan laki-laki mengenakan jubah putih yang biasa digunakan dokter atau pekerja laboratorium di ruangan itu.Mata mereka fokus pada benda di hadapannya, tangan-tangan pun terampil mengambil satu per satu pecahan keramik lalu menyatukannya ke bentuk tertentu.

Bukan hanya tangan manusia yang terampil di ruangan itu, ada juga tangan robot yang bekerja tak henti memindai ratusan spesimen bagian keramik berbagai bentuk.

Situasi itu terjadi di Institut Tungku Kekaisaran Jingdezhen, suatu lembaga penelitian berlokasi di pusat Kota Jingdezhen, Provinsi Jiangxi, China bagian Tenggara.

Lembaga tersebut bertanggung jawab atas perlindungan dan pameran warisan budaya di Taman Situs Arkeologi Nasional Tungku Kekaisaran Jingdezhen serta pekerjaan arkeologi dan penelitian terkait di seluruh Jingdezhen.

Jingdezhen sendiri sudah dikenal sebagai kota industri porselen kekaisaran Tiongkok sejak abad ke-10 hingga abad ke-19.