"Ekspansinya tidaknya di DPTK atau 3T, tapi juga di puskesmas-puskesmas yang selama ini kosong. Misalnya Jawa Barat, Kuningan bukan daerah 3T, tapi ternyata sudah 5 tahun tidak ada dokter giginya," kata Budi.
Budi mengatakan pemerintah tengah menghitung kebutuhan anggaran dan skema pemberian insentif tersebut. Ia berharap kebijakan itu dapat segera diterapkan untuk menarik dokter gigi agar bersedia bertugas di puskesmas yang selama ini kekurangan tenaga kesehatan.
"Karena tidak yang mau jadi dokter gigi di puskesmas Kuningan, nah itu akan kami berikan (insentif) dan ini sedang kami hitung, mudah-mudahan itu akan bisa segera berjalan," sambungnya.