Komite bersama antarpemerintah ini akan menjadi mekanisme untuk menindaklanjuti hasil pertemuan bilateral serta mengawal pengembangan kerja sama kedua negara agar berjalan lebih terarah dan memberikan manfaat nyata.

Indonesia turut menyambut rencana pembukaan penerbangan langsung Tashkent-Jakarta untuk memperkuat konektivitas pariwisata dan bisnis. Kerja sama ini diharapkan semakin mendekatkan masyarakat dan pelaku usaha kedua negara.

"Ketahanan pangan merupakan prioritas nasional. Capaian swasembada yang telah kita raih harus menjadi pijakan untuk memperkuat kerja sama, memperluas pasar produk Indonesia, dan membuka peluang investasi yang memberikan manfaat nyata bagi kedua negara," ujar Zulhas, dalam keterangan tertulis, Sabtu (31/10/2026).

Pada pertemuan dengan Penasihat Presiden Bidang Lingkungan Hidup Uzbekistan Aziz Abdukhakimov pembahasan diarahkan pada pembangunan berkelanjutan, transformasi hijau, dan pengelolaan lingkungan.

Indonesia menyampaikan dampak perubahan iklim semakin nyata dan oleh karenanya kita perlu bekerjasama dalam memperkuat aksi iklim dan membawanya ke forum PBB dan COP31 yang akan dilaksanakan dalam waktu dekat di Antalya, Turkiye.

Membuka peluang investasi hijau melalui Nilai Ekonomi Karbon pada enam sektor: kehutanan dan penggunaan lahan (FOLU), energi, limbah, industri, pertanian, dan kelautan.