Sugiono kemudian menyampaikan apresiasi antusiasme generasi muda yang dengan lantang memilih untuk menjadi golongan pertama.
"Artinya ada harapan, ada optimisme bahwa ke depan negara ini akan menjadi negara besar dan negara maju, karena anak-anak mudanya adalah orang-orang yang 'make things happen'," ujar Sugiono.
Menko PMK mengingatkan kembali momentum 98 tahun silam, ketika para pemuda dari berbagai latar belakang suku, bahasa, dan daerah di Nusantara mendeklarasikan diri sebagai satu kesatuan jauh sebelum kemerdekaan diproklamirkan.
Menurutnya, sejarah itu memperlihatkan bahwa keberagaman di Indonesia adalah modal, akhlak, dan kekuatan besar. Sugiono menganalogikan bangsa Indonesia seperti sebuah taman bunga yang akan tampak indah karena memiliki beraneka ragam jenis dan warna bunga di dalamnya.
Situasi global yang dipenuhi persaingan, kompetisi, dan disrupsi teknologi informasi membuat tantangan yang dihadapi oleh generasi muda masa kini semakin kompleks.