Menurutnya, Suara Anak Indonesia dijaring secara berjenjang mulai dari tingkat desa, kecamatan, kabupaten/kota, provinsi, hingga nasional.

Di tingkat nasional, aspirasi tersebut dirumuskan menjadi 12 rekomendasi anak yang disampaikan langsung kepada kementerian terkait.

Pihaknya berharap hal yang sama juga dilakukan di daerah, yakni suara anak disampaikan langsung kepada dinas terkait, dengan pendampingan dari dinas yang menangani pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak di tingkat kabupaten/kota, agar pembangunan daerah tetap memperhatikan kepentingan anak.

"Dari aspirasi yang disampaikan oleh anak-anak, bullying, dan berbagai kasus kekerasan yang terjadi pada anak saat ini menjadi perhatian kita semua. Namun, jika ditarik ke akar permasalahannya, fondasi pencegahan ada di dalam keluarga. Saya yakin, apabila keluarga memberikan pengasuhan yang berkualitas dan baik, anak-anak tidak akan melakukan bullying maupun kekerasan kepada siapa pun. Ini menjadi kepedulian dan perhatian kita bersama," kata Arifah Fauzi.