Selanjutnya, Pertamina Patra Niaga juga menyediakan Collection Box Jelantah di sejumlah SPBU yang tersebar di berbagai wilayah Indonesia. Setiap minyak jelantah yang disetorkan masyarakat di Collection Box Jelantah maupun bank sampah dapat ditukarkan dengan sejumlah uang atau saldo e-wallet.

"Melalui program ini, kami ingin mendorong perubahan cara pandang masyarakat terhadap minyak jelantah. Limbah yang sebelumnya berpotensi mencemari lingkungan dapat dikelola secara bertanggung jawab. Dengan kolaborasi bersama masyarakat, kami berharap ekosistem pengumpulan minyak jelantah dapat terus berkembang dan memberikan manfaat lingkungan maupun ekonomi," tambah Taufik.

Selain itu, Pertamina Patra Niaga juga mengembangkan kesiapan teknologi dan rantai pasok SAF. Pertamina Patra Niaga telah berhasil meraih sertifikasi International Sustainability and Carbon Certification (ISCC) untuk regulasi Carbon Offsetting and Reduction Scheme for International Aviation (CORSIA) - International Civil Aviation Organization (ICAO) dan European Union (EU) sebagai Kilang SAF dan Trader SAF. Produk Pertamina SAF juga telah dipasarkan kepada beberapa maskapai penerbangan domestik dan internasional.

Tidak hanya SAF, Pertamina Patra Niaga juga telah berhasil melakukan uji coba pengolahan mijel sebagai salah satu bahan baku Green Gasoline. Melalui sinergi antara inovasi teknologi kilang dan pemberdayaan masyarakat, Pertamina Patra Niaga terus mendukung keberlanjutan lingkungan dan ekonomi sirkular di Indonesia.