"Saat saya terus membukanya, terdengar bunyi retakan yang jelas dan layarnya pecah tepat di sepanjang engselnya," imbuhnya. Toko Apple setempat langsung menggantinya. Pengguna lain di Australia juga mengaku mendengar semacam suara retakan, yang berujung pada kerusakan serupa.

Laporan dari Bloomberg menyoroti masalah serupa yang dialami oleh para pengguna di Amerika Serikat dan India.

Apple sendiri menyebut bahwa permintaan untuk iPhone Duo sangat luar biasa. iPhone Duo ludes terjual dan pengiriman gelombang berikutnya diperkirakan baru akan dilakukan Januari, menurut laporan media di Taiwan, negara asal Foxconn yang merupakan perakit perangkat Apple.

Francisco Jeronimo, Wakil Presiden Data dan Analitik di IDC, menilai masih terlalu dini menilai apakah masalah layar ini signifikan. "Hal ini cukup lumrah terjadi ketika sebuah produk baru masuk ke pasar," katanya.