Skor membaca Finlandia turun menjadi 536 pada 2009 dan 524 pada 2012. Pada 2015, naik sedikit menjadi 526 poin. Namun, capaian tersebut kembali merosot menjadi 520 pada 2018, 490 pada 2022, dan akhirnya 474 poin pada 2025.

Jika dibandingkan dengan titik tertinggi 547 poin pada 2006, skor membaca Finlandia pada 2025 turun hingga 73 poin.

Menteri Pendidikan Finlandia Anders Adlercreutz mengakui capaian siswa Finlandia terus mengalami penurunan. Meski demikian, performa Finlandia di PISA 2025 masih berada di atas rata-rata negara OECD lainnya.

"Meskipun hasil belajar menurun dan kesenjangan capaian antarsiswa melebar, Finlandia tetap menunjukkan performa yang baik menurut standar internasional," ujarnya seperti dikutip detikEdu dari keterangan resmi Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Finlandia.

Menurut Adlercreutz, pemerintah Finlandia telah menjalankan program komprehensif untuk memperkuat dan mengembangkan pendidikan dasar. Namun, dampak kebijakan pendidikan tidak dapat terlihat secara instan.

"Saya yakin langkah-langkah tersebut akan memperkuat pembelajaran serta meningkatkan pengetahuan dan keterampilan siswa. Namun, dampaknya terhadap hasil belajar membutuhkan waktu untuk terlihat," katanya.

"Belajar membutuhkan ketekunan dan tekad. Setiap anak berhak mendapatkan kesempatan untuk belajar, berhasil, dan membangun masa depan yang baik bagi dirinya," lanjutnya.