NADIKABAR.COM — Pemimpin tertinggi Iran Mojtaba Khamenei memperingatkan Amerika Serikat dan Israel agar tidak kembali berperang. Hal itu disampaikan menyusul ancaman dari musuh-musuh republik Islam tersebut mengenai kemungkinan dimulainya kembali serangan.
"Jika musuh sekali lagi melancarkan serangan militer atau teroris, maka angkatan bersenjata Republik Islam dan bangsa Iranlah yang akan menentukan waktu dan kondisi untuk mengakhiri serangan tersebut," demikian pernyataan Khamenei yang diposting di situs pemerintah, seperti dilansir AFP, Minggu (1/11/2026).
Pernyataan tersebut disampaikan dalam pertemuan yang dilaporkan antara Khamenei dan komandan senior militer, termasuk kepala staf angkatan bersenjata Ali Abdollahi, panglima militer Amir Hatami dan komandan Garda Revolusi Ahmad Vahidi. Itu adalah pertemuan pertama yang dilaporkan di antara mereka.
Khamenei belum pernah terlihat di depan umum sejak ia menjadi pemimpin tertinggi, menyusul pembunuhan ayahnya Ayatollah Ali Khamenei dalam serangan AS-Israel pada awal perang Timur Tengah pada bulan Februari.
Menurut pernyataan itu, Khamenei memerintahkan para komandan untuk memastikan bahwa "setiap tingkat atau jenis ancaman harus ditanggapi dengan respons segera, berdampak, dan tidak terbatas secara geografis".