"Saya 100 persen bertanggung jawab. Melihat penampilan seperti itu tidak bisa diterima," ujar Carrick seusai pertandingan dikutip postingan akun @FabrizioRomano.

Kapten MU, Bruno Fernandes, turut menyoroti permainan timnya, termasuk keberanian dalam menerapkan taktik dan intensitas pressing.

Carrick menegaskan bahwa sistem permainan apa pun tidak akan berhasil apabila para pemain gagal menunjukkan intensitas yang dibutuhkan.

Kekalahan ini semakin menyulitkan posisi MU di Liga Champions. Setan Merah baru mengumpulkan tiga poin dari tiga pertandingan.

Sebaliknya, Como membuktikan mampu bersaing dengan klub besar Eropa meski berstatus debutan. Di bawah arahan Fabregas, tim asal Italia itu tampil disiplin dan efektif dalam memanfaatkan kelemahan lawan.

Kini tekanan terhadap Carrick semakin besar. Jika performa MU tak segera membaik, kritik terhadap pelatih berusia 45 tahun itu berpotensi semakin keras.