NADIKABAR.COM — Isenmulang Kalteng FC siap melakoni laga perdana mereka di Super League musim ini dengan menantang tuan rumah Arema FC di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang. Meski berstatus sebagai tim promosi, klub berjuluk Laskar Isenmulang tersebut optimistis mampu membawa pulang hasil maksimal dari bumi Arema.

Pelatih Isenmulang Kalteng FC Mundari Karya menegaskan bahwa timnya memiliki mentalitas bertanding yang kuat. Perjalanan merangkak dari Liga 3, Liga 2, hingga akhirnya menembus kasta tertinggi sepak bola Indonesia menjadi bukti modal DNA kompetitif yang dimiliki anak asuhnya.

"Isenmulang ini adalah salah satu tim yang mempunyai DNA yang sangat baik. Tim ini dibentuk dari Liga 3, naik ke Liga 2, dan dari Liga 2 lolos ke Liga 1. Saya pikir ini hal yang sangat positif, mempunyai DNA yang bagus dalam berkompetisi," ujar Mundari Karya dalam sesi konferensi pers pra pertandingan, Kamis (3/9/2026).

Kendati demikian, Mundari menyadari adanya perbedaan dinamika persaingan tim redaksi Liga 2 dan Liga 1, terutama peran krusial para legiun asing.

Menurutnya, proses adaptasi pemain baru menjadi kunci utama keselamatan dan keberhasilan timnya di laga pembuka ini.

"Memang agak berbeda tentunya pada saat kita di Liga 2. Dulu kita masih banyak tergantung kepada pemain lokal, tetapi di Liga 1 ini pemain asing mungkin yang menjadi pembeda," ungkapnya.

"Yang paling penting saya pikir adalah kita bisa cepat beradaptasi. Dari pemain lokal kita banyak yang dari Liga 2, sedangkan pemain asing ada Makan Konate, Adilson, Lelis, dan Douglas yang pernah main di Indonesia. Sisanya ada 5-6 pemain asing baru," jelasnya.

Bermain di kandang Singo Edan, Mundari mengaku telah mematangkan strategi lewat serangkaian laga uji coba melawan tim-tim selevel seperti Persita Tangerang dan Dewa United. Kesiapan fisik dan taktik tersebut membuatnya yakin Isenmulang mampu memberikan perlawanan sengit.

"Melihat kekuatan tim saya, saya yakin besok kita bisa mencuri poin atau memenangkan pertandingan. Kuncinya bagaimana pemain-pemain asing yang baru ini cepat beradaptasi dengan kompetisi Liga 1," tegas Mundari.

Optimisme senada juga diungkapkan oleh gelandang berpengalaman Isenmulang, Makan Konate. Pemain asal Mali tersebut menyebut kesiapan seluruh pemain demi mengamankan poin di Malang.

"Insya Allah kita datang di Malang untuk cari poin. Kita tahu Arema tim yang sudah lama di kasta tertinggi. Kita sudah siap untuk menghadapi Arema. Semoga atmosfernya bagus. Besok kita ikuti strategi pelatih untuk bisa main maksimal, dan insya Allah targetnya bisa dapat poin penuh," kata Konate terpisah.

Laga ini juga menjadi momen emosional bagi Konate yang pernah berseragam Arema FC dan memiliki hubungan dekat dengan publik Malang. Meski memendam kenangan indah dan tetap menaruh rasa hormat yang mendalam, Konate menegaskan sikap profesionalnya di lapangan.

"Saya punya kenangan besar di Arema. Saya selalu respek dengan Arema, kita doakan juga untuk korban tragedi Arema. Saya senang sekali balik di Malang. Tapi lawan Arema saya profesional. Sepak bola seperti itu, mungkin itu yang dulu, tapi sekarang saya di Isenmulang dan fokus untuk Isenmulang," pungkasnya.