Ketua tim penelitian dari Museum Sejarah Alam Universitas Nasional San Marco Paul Gonzales menyebut keberadaan spesies ini sangat krusial karena kondisi populasinya yang sangat rentan di alam liar.

"Spesies ini terancam punah terutama akibat dampak perubahan iklim yang ekstrem dan maraknya kebakaran hutan di wilayah Andes," kata Paul Gonzales dalam laporan ilmiahnya dikutip NYTimes, Minggu (18/10).

Penamaan ilmiah berbasis bahasa Latin ini diterapkan sesuai aturan internasional, di mana akhiran huruf 'i' ditambahkan pada nama belakang sang pemain untuk menandai kepemilikan.

Peneliti asal Argentina yang turut terlibat dalam studi ini, Rolando Uria mengungkapkan alasan emosional di balik pemilihan nama mantan pemain Albiceleste berusia 39 tahun tersebut.