Operasi pencarian dan pertolongan melibatkan Basarnas, unsur TNI, Polda Kalimantan Selatan, Polres Barito Kuala, BPBD Provinsi Kalimantan Selatan, BPBD Kabupaten Kapuas, BPBD Kabupaten Barito Kuala, pemerintah daerah, serta potensi SAR dari Kabupaten Barito Kuala dan Kabupaten Kapuas.
Sudayana menyampaikan apresiasi kepada seluruh unsur yang terlibat atas kerja sama dan koordinasi selama operasi pencarian dan pertolongan berlangsung hingga seluruh awak helikopter berhasil dievakuasi dari lokasi kejadian.
Sebelumnya helikopter Mil-17 TNI AD juga jatuh di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah. Tiga orang dilaporkan tewas dalam insiden tersebut.