NADIKABAR.COM — Negara-negara produsen minyak sawit mendorong kerja sama dengan China serta pemanfaatan teknologi digital dan kecerdasan buatan (AI) untuk meningkatkan efisiensi produksi dalam Konferensi Minyak Nabati Berkelanjutan (Sustainable Vegetable Oils Conference/SVOC) keempat yang baru-baru ini digelar di Shanghai."

Konferensi ini diselenggarakan oleh Dewan Negara-Negara Penghasil Minyak Kelapa Sawit (Council of Palm Oil Producing Countries/CPOPC) dan mengusung tema "Sinergi Keberlanjutan dan Rantai Nilai yang Tangguh" (Sustainability Alignment, Resilient Value Chains).

Sebagai forum tingkat tinggi di sektor minyak nabati, acara ini mempertemukan sekitar 220 peserta dari 11 negara, dengan tujuan memperkuat kerja sama strategis dalam industri minyak nabati global.Sekretaris Jenderal CPOPC Izzana Salleh menekankan pentingnya kerja sama praktis antara negara-negara produsen dan konsumen dalam menanggapi perkembangan ekspektasi terkait keberlanjutan dan pasar.