“Kita mengenalnya di atas panggung dengan suara yang sangat powerful, penuh energi, seperti ada api yang selalu menyala. Tapi di luar panggung, Nicky justru jarang muncul dan lebih memilih berada dalam keheningannya. Di balik keheningan itu, kami melihat apinya tidak pernah padam. Api itu masih ada, masih membara,” kata Iwan Kurniawan, dalam keterangan pers di Jakarta, Rabu.

Nicky mengatakan 42 tahun bukan sesuatu yang sejak awal ia rencanakan atau hitung satu per satu.

“Saya nggak pernah menghitung perjalanan ini dari tahun ke tahun. Tahu-tahu sudah 42 tahun saja. Yang membuat saya bersyukur, ternyata lagu-lagu itu masih didengarkan dan masih punya tempat sampai sekarang. Jadi tanggal 30 Oktober nanti saya ingin kita ketemu lagi, nyanyi sama-sama, dan menikmati lagu-lagu itu dengan rasa yang mungkin berbeda,” ujar Nicky Astria.