Caranya, lingkarkan pita ukur pada bagian perut, di tim redaksi bagian bawah tulang rusuk dan bagian atas tulang pinggul. Pastikan pita ukur tetap sejajar, cukup pas dengan tubuh, tetapi tidak sampai menekan kulit.
Hasil pengukuran sebaiknya tidak dilihat sendirian. Kondisi kesehatan seseorang juga perlu dinilai melalui indikator lain, seperti tekanan darah, gula darah, kadar kolesterol, kebugaran fisik, serta komposisi tubuh.
Menjaga kesehatan hingga usia lanjut bukan sekadar mengejar angka tertentu pada timbangan.
Dokter Leana Wen menyarankan lansia lebih memperhatikan kesehatan dan kemampuan tubuh dalam menjalankan aktivitas sehari-hari. Mempertahankan kekuatan otot, tetap aktif secara fisik, dan mendapatkan asupan nutrisi yang cukup juga menjadi bagian penting dari penuaan sehat.
Aktivitas seperti jalan cepat, bersepeda, atau berenang dapat dilakukan bersama latihan kekuatan untuk membantu mempertahankan massa dan kekuatan otot.
Di sisi lain, perubahan ukuran lingkar perut juga perlu dipantau. Lingkar pinggang yang terus membesar bisa menunjukkan adanya peningkatan lemak di area perut meskipun berat badan atau BMI tidak banyak berubah.
Sebaliknya, penurunan berat badan yang terjadi tanpa sebab jelas juga tidak boleh dianggap sebagai hal yang selalu positif. Pada lansia, penurunan berat badan dapat berkaitan dengan hilangnya massa otot atau menjadi tanda adanya masalah kesehatan tertentu.
Jadi, jika ingin mengetahui apakah tubuh tetap sehat seiring bertambahnya usia, jangan hanya melihat angka di timbangan. Lingkar perut, kekuatan otot, aktivitas fisik, pola makan, dan berbagai indikator kesehatan lainnya perlu dilihat secara bersamaan.
Lihat juga Video Minum Cuka Apel Tiap Pagi Beneran Bikin Perut Kurus? Faktanya Begini