"Yang kami tekankan adalah satu, kualitas. Yang kedua, integritas dan kejujuran. Sehingga yang kami harapkan nantinya, baik jalannya perkuliahan, tenaga pendidik maupun mahasiswa dalam menjalani perkuliahan bisa dengan semaksimal mungkin," kata Ongki.
Menurutnya, pendidikan di INSA tidak hanya diarahkan pada penguasaan ilmu agama dan akademik. Mahasiswa juga akan dibekali dengan wawasan entrepreneurship dan kepedulian terhadap kesejahteraan masyarakat.
"Kami membangun universitas ini tidak hanya nantinya membekali mahasiswa dengan ilmu agama, tetapi kami juga mendasari para mahasiswa kita dengan kegiatan-kegiatan yang mengarah kepada kesejahteraan masyarakat," ujarnya.
Ongki berharap lulusan INSA Lamongan nantinya tidak hanya memiliki kemampuan akademis, tetapi juga mampu menjadi penggerak perubahan dan memberikan manfaat bagi masyarakat. Yayasan Sabilillah, lanjut Ongki, berkomitmen melanjutkan kegiatan pendidikan dan syiar ilmu sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia di Lamongan.
"Harapan ke depan kami sederhana. Insya Allah kami akan terus-menerus melakukan kegiatan-kegiatan syiar ilmu, kegiatan-kegiatan pendidikan yang nantinya kami harapkan menjadi pelita pencerah bagi masyarakat Lamongan," pungkasnya.