Material yang runtuh atau longsoran tersebut kemudian dapat menutup aliran sungai dan membentuk bendungan alami. Air yang terus terakumulasi di bendungan tersebut akan meningkatkan tekanan hingga bendungan tersebut tidak lagi mampu menahannya.
"Bendungan alami ini punya kapasitas, pada saat airnya terus-menerus bertambah, dia (bendungan alami) tidak kuat menampung air di bagian hulu sehingga suatu ketika akan jebol," terangnya.
"Pada saat jebol itulah, air yang sudah terakumulasi sekian lama dengan volume yang sangat besar, dan bukan hanya air tapi bercampur dengan debris. Debris itu di dalamnya ada batuan, tumbuhan yang masuk ke dalam bendungan alami tadi akibat adanya longsor, gempa. Sehingga itulah yang membuat banjir ini menjadi banjir bandang," lanjutnya.