Sayangnya, dari perspektif penonton festival, tampak terjadi gangguan teknis saat lagu Heartless dibawakan. Kualitas suaranya terdengar teredam, dan seolah ada jeda antara vokal dengan iringan musiknya.
Sesuai dengan gaya khasnya, Kanye melakukan apa pun yang ia inginkan. Sang artis sama sekali tidak berinteraksi secara verbal dengan penonton. Tidak ada sapaan pembuka maupun penutup, yang sebenarnya agak disayangkan.
Kanye West hanya berinteraksi dengan penonton dengan cara memimpin nyanyian bersama dan meminta penonton untuk menyanyi kembali.
Selain itu, penutup konser juga terbilang kurang memuaskan. Kanye selaku pemimpin konser tak memberikan kode apa pun, baik verbal mau pun nonverbal, bahwa konser akan berakhir.
Apalagi elemen produksi lainnya juga tidak menunjukkan tanda-tanda pertunjukan telah usai seperti kembang api yang terlihat gagal meledak, maka momen "that's it?" jelas tak terhindarkan. Hal ini sangat disayangkan, mengingat penampilan lainnya sebenarnya sudah sangat prima.
Yang jelas, sebelum akhir yang "terjadi begitu saja" itu, Kanye West masih mau membawakan lagu ikonis Runaway. Ia memainkan sendiri melodi piano yang sangat dikenal dari lagu tersebut secara langsung.
Terlepas dari cliffhanger ending itu, Kanye West is just being Kanye West.