Hal ini, lanjut Menkes bisa menjadi catatan 'patient journey' atau perjalanan medis pasien di rumah sakit, sehingga Kemenkes mendapatkan laporan dua pihak.

"Diharapkan bener-bener patient journey itu kita bisa monitor bukan hanya berdasarkan laporan dari rumah sakit. Tapi, bener-bener dari data dari pasien dengan teknologi sekarang," katanya.

"Dengan demikian kami bisa dapat, jangan hanya dengan akreditasi di awal tapi benar-benar dari pasiennya. Instrumen itu sedang kami bikin dengan teknologi digital yang ada," tutupnya.