NADIKABAR.COM — PDAM Tirta Moedal Kota Semarang bakal menerapkan penggiliran aliran air per 12 jam di beberapa wilayah. Hal tersebut dilakukan akibat Bendungan Kalidoh terdampak kemarau.
"Saat ini memang kalau giliran dua hari itu hanya untuk antisipasi terburuknya. Cuman saat ini Perumdam Air Minum Tirta Moedal Kota Semarang masih terus mengoptimalisasi debit air dengan skema 12 jam aliran," kata Kepala Humas PDAM Tirta Moedal, Charisma Mayang Sari, saat dihubungi NadiKabar, Selasa (15/9/2026).
Mayang menuturkan skema giliran aliran per 12 jam itu berlangsung sejak kemarin, Senin (14/9) hingga baku air kembali optimal. Dia pun mengimbau warga agar menampung air untuk sementara waktu.
"Iya, mulai Senin. Jadi kalau bahasa digilirnya itu memang kita antisipasi pelanggan supaya menandon," ucapnya.