Rivana mengalami patah jari tengah usai terkena tendangan lawan dari Kabupaten Batang. Tim pelatih dan medis langsung melarikan korban ke rumah sakit untuk tindakan medis darurat.

Prosedur operasi penanganan cedera jari dilakukan pada Selasa sore sekitar pukul 18.00 WIB. Operasi itu berjalan lancar. Pihak keluarga maupun pelatih sempat lega lantaran penanganan medis dinilai berjalan tanpa kendala berarti.

"Orang tuanya pada jam 19.30 WIB juga sempat menyampaikan bahwa semuanya sudah selesai dan tidak ada masalah. Namun, pagi-pagi bapaknya mengabari kalau dia sudah tidak ada," tutur Koordinator Pelatih Pencak Silat Semarang Nurfaqih.