Ke depannya, kedua pihak akan menjajaki penyusunan program kerja prioritas dan tindak lanjut teknis, dengan fokus pada identifikasi peluang bisnis yang dapat dikembangkan sesuai kebutuhan dan ketentuan masing-masing pihak.

"Kami berharap MoU ini tidak hanya mempererat hubungan kelembagaan, tetapi juga menjadi landasan bagi terwujudnya kolaborasi bisnis yang konkret, memberikan nilai tambah bagi kedua pelabuhan, serta berkontribusi terhadap peningkatan konektivitas perdagangan dan kelancaran rantai pasok global," tutur Achmad.

Sebagai operator pelabuhan di Indonesia, Pelindo terus berupaya meningkatkan konektivitas maritim dan mengembangkan ekosistem logistik yang terintegrasi guna mendukung pertumbuhan perdagangan nasional maupun internasional.

Kemitraan dengan Port of Los Angeles diharapkan menjadi salah satu langkah untuk memperluas akses dan peluang pengembangan jejaring perdagangan global.

Sementara itu, Executive Director Port of Los Angeles Eugene D. Seroka, yang pernah tinggal dan bekerja di Indonesia selama beberapa tahun, menyambut baik penguatan hubungan kedua pihak sebagai upaya mendorong konektivitas maritim dan membuka peluang pengembangan bisnis kepelabuhanan.

"Kemitraan kami dengan Pelindo mencerminkan komitmen bersama untuk memperkuat konektivitas perdagangan maritim serta menjajaki peluang kerja sama bisnis baru antara Indonesia dan Amerika Serikat," ujar Seroka.

"Berlandaskan hubungan baik yang telah terjalin sejak lama, kami berharap dapat memperluas kolaborasi dalam pengembangan pelabuhan, peningkatan keunggulan operasional, serta pertukaran pengetahuan dan pengalaman," pungkasnya.