Meski kalah, Andi menilai penampilan para pemain muda tetap memberikan gambaran positif untuk pengembangan tim Piala Davis Indonesia dalam jangka panjang.

"Pelti sangat optimistis ke depannya. Kalau kita persiapkan dengan baik, tentu Davis Cup yang rencananya akan dimulai tahun depan, Februari kira-kira, kita akan lebih matang lagi," kata Andi.

Rafalentino juga mengakui pertandingan melawan Rumania memberikan pengalaman penting, terutama karena menjadi kesempatan pertamanya membela Indonesia pada Piala Davis.

"Kami senang sekali pertama kalinya bisa membela Indonesia di ajang Piala Davis. Sayang hasilnya kurang memuaskan. Ini menjadi pengalaman berharga bagi kami," ujar Rafalentino.

Menurut dia, perbedaan pengalaman menjadi salah satu tantangan terbesar ketika menghadapi pemain Rumania.