"Pada Kamis malam, ada pertemuan rahasia di antara para pembalap. Pemungutan suara mengenai balapan di Qatar menghasilkan sekitar 15 suara menolak dan lima suara mendukung. Ini membuktikan bahwa tidak ada kerahasiaan yang benar-benar terjaga di MotoGP." ujar Patterson.
Baru-baru ini Wakil CEO Dorna, Carlos Ezpeleta juga mengatakan, pihaknya tidak memiliki tugas berbicara dengan pembalap yang selama ini mengeluhkan kondisi di Qatar.
Langkah lebih berani dilakukan para pembalap dengan menyewa seorang pengacara guna mengirimkan surat kepada semua tim yang menyatakan penolakan membalap di Qatar.
"Mereka mengirimkan surat-surat tersebut kepada tim untuk memicu tindakan dari pihak tim. Hasil akhirnya masih belum pasti, tetapi situasinya jelas sedang memanas."