β€œKegiatan seperti ini kami lakukan secara berkala di beberapa kecamatan sebagai upaya mendekatkan akses terhadap pangan murah bagi masyarakat,” katanya.

Sementara itu, Kepala Disperindagkopum Kabupaten Natuna, Marwan Sjah Putra, mengatakan komoditas telur, tepung terigu, dan gula pasir mendapat subsidi dari pemerintah daerah melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).

Adapun beras dan minyak goreng merupakan komoditas yang mendapat subsidi melalui program pemerintah pusat, dengan Perum Bulog bertugas menyalurkannya kepada masyarakat.

"Kalau dari Disperindag ada gula sebanyak dua ton, tepung 1,5 ton dan telur sebanyak 500 papan. Semua itu kita jual dengan harga dibawah harga pasar. Contohnya gula 1 kg kita jual dengan harga 12 ribu, sementara tepung 1 kg kita jual dengan harga 10 ribu. Begitupun dengan telur satu papan kita jual dengan harga 45 ribu" ucap dia.

Pemerintah Kabupaten Natuna mencatat, hingga 2026, program pasar murah telah digelar lebih dari 17 kali.