NADIKABAR.COM — Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Selatan (Pemkot Jaksel) memperkuat wawasan kebangsaan untuk mencegah tawuran pelajar dan penyebaran berita bohong atau hoaks.

"Kemampuan memilah informasi juga diperlukan agar pelajar tidak mudah terpengaruh berita bohong maupun provokasi yang berpotensi memicu konflik," kata Wali Kota Jakarta Selatan, Syafrin Liputo di Ruang Dirgantara, Kantor Wali Kota Jaksel, Kamis.

Kegiatan yang berkolaborasi dengan Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Koordinatoriat Jakarta Selatan bersama unsur tiga pilar tersebut diikuti 265 peserta yang terdiri atas pelajar SMA sederajat dan guru pendamping.

Syafrin mengapresiasi jajaran PWI Jakarta Selatan yang sudah menginisiasi kegiatan edukatif tersebut. Insan pers memiliki peran strategis dalam menjaga persatuan dan kesatuan bangsa, terutama melalui penyampaian informasi yang akurat dan bertanggung jawab.

"Tentu sebagaimana kita ketahui, para insan pers memiliki peran yang sangat strategis dalam upaya-upaya kita untuk terus mempertahankan agar persatuan dan kesatuan negara ini terus berlanjut," ucapnya.