"Kami mendapatkan laporan dari masyarakat ada yang melakukan pengangsuan (beli BBM) Pertalite yang dilakukan di wilayah Klaten. Di mana pelaku menggunakan mobil Luxio yang dimodif dengan alat sedot," ujar Kadek.
Setelah mendapat informasi itu, tim Sat Reskrim akhirnya dapat mengamankan mobil tersebut di sekitar terminal Ir Soekarno Klaten pada Sabtu (5/9) pukul 10.30 WIB.
"Di dalamnya ditemukan galon bekas kapasitas 15 liter, yang setelah kita tindaklanjuti ada 14 galon yang sudah terisi dan 46 galon yang masih kosong. Modus mereka itu menggunakan Luxio yang sudah dimodif dan menggunakan 17 pelat nomor berbeda," ungkap Kadek.
Kadek menuturkan, kedua pelaku mengaku menggunakan barcode yang berbeda-beda. Di setiap SPBU, mereka membeli sekitar 30-50 liter Pertalite.