"Penjemputan kita sudah siapkan. Kita sudah mendata kedatangan, ada yang koneksi tim redaksi penerbangan dengan stasiun, ada koneksi dengan kendaraan. Data itu sudah masuk semua," jelasnya.

Menurut Gus Yasin, dukungan berbagai pihak diperlukan agar penyelenggaraan MTQ berjalan sukses dari sisi acara. Keterlibatan lintas instansi tersebut diharapkan dapat memberikan kemudahan mobilitas bagi peserta sejak awal perjalanan menuju Jawa Tengah.

"Semoga sinergi ini menambah kekuatan negara kita, kemandirian kita, dan ini perlu kita teruskan ketika ada event-event," ungkapnya.

Sementara itu, General Manager Garuda Indonesia Branch Office Semarang, Stanislaus Radityo mengatakan, frekuensi penerbangan akan disesuaikan menjelang MTQ Nasional XXXI. Jumlah penerbangan harian tersebut ditingkatkan dari empat kali menjadi lima kali sehari.

"Sebagai bentuk dukungan, yang pertama Garuda memberikan penyesuaian flight dari empat menjadi lima kali sehari, khusus untuk periode sebelum mulainya MTQ. Ini bisa dimanfaatkan oleh kafilah," tutur Stanislaus.