Diharapkan, program-program serupa dapat dikembangkan melalui kolaborasi LazisMu, Baznas, dan pemerintah daerah, untuk mengatasi kekeringan sekaligus persoalan sosial lainnya.
Sementara itu Ketua Badan Pengurus LazisMu Pusat Ahmad Mujadid Rais menyebutkan pihaknya menghimpun dana Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) secara nasional saat ini mencapai Rp827,69 miliar
Dari jumlah tersebut, dana yang telah disalurkan mencapai Rp635,02 miliar, dengan Allocation Collect Ratio (ACR) nasional sebesar 76,62 persen yang telah menjangkau 132.225 penerima manfaat.
Selain strategi penghimpunan, kata dia, LazisMu juga mengoptimalkan sembilan program strategis nasional sebagai pilihan bagi masyarakat dalam menyalurkan ZISsesuai kebutuhan dan persoalan sosial yang ingin diselesaikan.
Sembilan program tersebut, meliputi Back to Masjid, Kampung Berkemajuan, Save Our School, Layanan Akses Kesehatan Pusat, Ketahanan Pangan, Muhammadiyah Water Care, Pengelolaan Sampah dan Limbah, Kemanusiaan dan Advokasi, serta Indonesia Siaga.