"Kontribusi pemuda masjid ini sangat ditunggu, tidak hanya dalam peningkatan akhlak, ibadah, dan iman, tetapi juga kontribusi di sisi ekonomi," ujar Tri.
Ia berharap rapat pimpinan tersebut menghasilkan program kerja yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, baik di Indonesia maupun di tingkat internasional.
Selain program kemanusiaan di dalam negeri, Said mengungkapkan Pemuda Masjid Dunia akan menggelar pertemuan internasional di Melaka, Malaysia, pada 4-6 Desember 2026 yang dijadwalkan diikuti perwakilan dari 38 negara.
Salah satu agenda yang akan dibahas dalam pertemuan tersebut adalah penguatan bantuan kemanusiaan bagi masyarakat Palestina. Hasil rapat pimpinan di Jakarta akan menjadi bahan pembahasan dalam forum internasional itu.