NADIKABAR.COM — Bendung Karet Sungai Juana Pati yang airnya menipis lantaran musim kemarau ramai diserbu gegara banyak ikan terdampar. Terkini, dasar bendung itu menyisakan bau menyengat lantaran banyak bangkai ikan.

Pantauan NadiKabar, sejumlah orang terlihat beraktivitas di dasar bendungan yang masih ada genangan airnya. Beberapa bagian tampak tanahnya pecah-pecah dampak dari debit air yang berkurang drastis.

Bau menyengat menusuk hidung akibat bangkai ikan yang mati di atas lumpur tebal yang mengering. Ikan sapu-sapu yang memenuhi bendung saat awal mengering kini sudah tidak banyak jumlahnya.

Ikan tersebut sebagian besar diambil warga untuk dijual hingga dijadikan pakan lele.

Warga Bungasrejo, Sunardi, mengungkapkan jumlah ikan sapu-sapu sudah berkurang drastis. Ia mengutarakan ada warga yang mengambil hingga puluhan ton.