Lapisan abu vulkanik ini dapat ditemui di beberapa negara seperti Swedia, Norwegia, Polandia, Belarus, dan kawasan Baltik. Diperkirakan, lapisan ini berusia 454 juta tahun.
Melalui sebuah studi, para ilmuwan di British Geological Survey (BGS) dan University of Oslo menggunakan batuan kristal zirkon yang terdapat pada magma sebelum gunung api meletus. Batuan kristal ini diambil dari dua lokasi yang terpisah sejauh 65 kilometer, yaitu Lincolnshire dan Norfolk, Inggris.
Dalam kristal yang sangat kecil tersebut, para ilmuwan meneliti unsur uranium yang berubah menjadi timbal seiring berjalannya waktu, yang terdapat pada kristal zirkon. Dengan mengukur jumlah uranium yang telah berubah menjadi timbal, para ilmuwan dapat mengetahui kapan kristal zirkon terbentuk.
Ini berarti, ilmuwan juga dapat mengetahui kapan gunung purba tersebut meletus. Hasil penelitiannya mengungkapkan bahwa kristal zirkon dari dua tempat berbeda tadi memiliki usia yang nyaris sama persis dengan kristal zirkon di lapisan abu vulkanik di Skandinavia, tepatnya sekitar 454,4 juta tahun yang lalu.