NADIKABAR.COM — Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan bahwa ruang fiskal Indonesia tetap terjaga kuat. Menurutnya, kondisi ini terjadi akibat penerimaan negara yang meningkat. Kondisi ini tak lain kata Purbaya karena kinerja Direktorat Jenderal Pajak dan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai sudah membaik dalam mengoptimalkan penerimaan negara.
Purbaya menerangkan hingga akhir Juli 2026, penerimaan perpajakan naik 30% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Pada saat yang sama, defisit Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) hingga akhir Juli 2026 tercatat sekitar 0,9%.
"Tax collection sampai dengan akhir Juli tahun ini tumbuhnya hampir 30% dibanding tahun lalu. Jadi penerimaan kita kuat. Ruang fiskal juga masih terbuka lebar, cukup kuat. Kalau kita lihat defisit sampai akhir Juli baru 0,9% defisitnya," ungkap Purbaya dalam keterangan tertulis, Kamis (3/9/2026).
Lebih lanjut Purbaya menjelaskan, penguatan penerimaan tersebut berhasil dilakukan tanpa menaikkan tarif maupun mengenakan jenis pajak baru. Alih-alih, pemerintah memilih untuk mengoptimalkan penerimaan melalui perbaikan sistem dan peningkatan kinerja.